Tuesday, 4 September 2018

Soal Gerak Lurus, Gerak Parabola dan Gerak Melingkar

Fisika pak salim kesempatan ini berbagi soal fisika meteri Gerak Lurus, Gerak Parabola dan Gerak Melingkarkelas X SMA. Silahkan jawab soal berikut ini dengan benar.

Basketball

A.Gerak Lurus
  1. Sebuah motor dapat menempuh jarak 150 km dalam waktu 3 jam, maka besarnya kelajuan motor tersebut adalah ... km/jam
  2. Sebuah mobil dari keadaan diam dipercepat selama 6 sekon hingga kecepatan akhirnya menjadi 20 m/s. Besar percepatan mobil tersebut adalah ....
  3. Sebuah benda dijatuhkan dari ujung sebuah menara tanpa kecepatan awal, setalah 2 detik benda sampai di tanah (g = 10 m/s2). Tinggi menara tersebut ...
  4. Sebuah pesawat terbang dipercepat dari kecepatan 20 m/s menjadi 40 m/s dalam waktu 10 sekon. Berapakah jarak yang ditempuh pesawat dalam waktu tersebut ?
  5. Valentino Rossi dengan mengendarai motornya bergerak lurus beraturan dan memerlukan waktu 5 sekon untuk menempuh jarak 1,1 km. Barapa kecepatan motor yang dikendarainya ?
  6. Sebuah pesawat terbang dipercepat dari kecepatan 20 m/s menjadi 40 m/s dalam waktu 10 sekon. Berapakah jarak yang ditempuh pesawat dalam waktu tersebut?
  7. Seorang anak sedang duduk pada cabang pohon tiba-tiba cabang pohon itu patah, anak tersebut jatuh membentur tanah setelah 0,5 sekon. Jika g = 9,8 m/s2, maka tentukan tinggi cabang pohon dari permukaan tanah!

B. Gerak Parabola
  1. Sebuah bola dilempar dengan kecepatan awal 10 m/s dan sudut elevasi 600 dari atas tanah. Jika g = 10 m/s2, lama bola diudara adalah …
  2. Peluru A dan B ditembakkan dari senapan yang identic dengan sudut elevasi yang berbeda yaitu masing-masing 300 dan 600. Perbandingan tinggi maksimum yang dicapai peluru A dan B adalah …
  3. Sebuah target terletak pada suatu tempat yang tingginya 200 m dan jarak mendatarnya 400 m. seseorang ingin menembak target itu dengan sudut elevasi 370. Besar kecepatan awal peluru yang harus diberikan adalah …

C. Gerak Melingkar
  1. Sebuah kipas angina berputar degan kecepatan sudut 300 rpm. Kelajuan linear baling-baling kipas angina yang berjari-jari 20 cm adalah …
  2. Roda berjari-jari 20 cm berputar secara beraturan sehingga menempuh 120 putaran tiap menit. Kecepatan linear suatu titik di tepi roda tersebut adalah …
  3. Jika frekuensi benda yang bergerak melingkar diperbesar 4 kali semula , percepatan sentripetalnya menjadi …
  4. Dua buah roda P dan Q saling bersinggungan. Jari jari roda P dan Q masing-masing 10 cm dan 20 cm dan frekuensi roda A = 14 Hz, kecepatan sudut roda B adalah
  5. Dua buah roda A dan B saling bersinggungan. Jika kecepatan sudut roda B = 30 rad/s dan jari –jari roda A = 1/8 jari-jari roda B, besar kecepatan sudut roda A adalah ..


Read More

Wednesday, 8 August 2018

Pembahasan Soal UNBK IPA SMP Tahun 2018

Sangat jarang kami posting di blog ini karena kesimbukan lainnya. Dikesempatan ini kami kembali postingan untuk berbagi kepada kita semua tentang pembahasan soal UNBK IPA SMP 2018. Sudah memasuki tahun ajaran baru 2018/2019 menandakan tidak akan lama lagi bagi kelas 9 untuk mengikuti UNBK 2018. 

unbk IPA SMP 2018

Untuk persiapan untuk bisa menjawab soal UNBK IPA SMP 2018 tentu tidak lepas dari mempelajari soal soal unbk tahun sebelumnya. Maka kesempatan ini kami mau berbagi tentang itu. Semoga nanti pembahasan soal unbk yang kami bagikan ini mendatang manfaat, bisa membantu. 

Pembahasan UNBK IPA SMP 2018 yang kami bagikan dalam laman ini adalah video video yang kami ambil dari chanel youtube Folder OSN.

Untuk melihat pembahasan silahkan klik link yang kami sediakan dibawah sesuai nomor yang kamu ingin lihat

Pembahasan soal UNBK IPA SMP Tahun 2018 nomor 1-3

Pembahasan soal UNBK IPA SMP Tahun 2018 nomor  4-8

Pembahasan soal UNBK IPA SMP Tahun 2018 nomor  9-13

Pembahasan soal UNBK IPA SMP Tahun 2018 nomor 16-17

Pembahasan soal UNBK IPA SMP Tahun 2018 nomor  18 - 19

Pembahasan soal UNBK IPA SMP Tahun 2018 nomor  20-22

Pembahasan soal UNBK IPA SMP Tahun 2018 nomor 14-15

Silahkan kamu bagikan, semoga bermanfaat bagi yang lainn..
Read More

Thursday, 28 June 2018

Soal Hots Fisika : Hukum Kekekalan Energi dan Energi Potensia Pegas

Pak salim sudah lama tak update blog fisika pak salim ini, kesempatan ini saya akan bagikan soal yang menurut saya adalah soal hots yang di ambil dari soal UN Fisika SMA 2018. Soal hots ini berkaitan dengan hukum kekekalan energi mekanik, namun konsep hukum kekekalan energi menakinik  ini dikaikan dengan energi potensial pegas dan hukum hook.

Soal UNBK 2018 sudah banyak diselipkan soal soal hots, tidak hanya pada fisika, namu pelajaran lain sudah banyak soal hots. Yang paling heboh setelah UN  2018 adalah soal pada matematika yang banyak soal hotsnya. Semoga pembahasan soal hots yang kami bagikan dibawah ini bermanfaat.

Silahkan simak soal hots berikut.

Anak panah dikaitkan pada tali busur, kemudian ditarik kebelakang dengan gaya 20 N sehingga tali busur meregang pada jarak 20 cm. Gesekan udara diabaikan, massa anak panah 250 gram, maka kecepatan anak panag saat meleset dari busur adalah ...

Pembahasan.

Soal Hots Fisika : Hukum Kekekalan Energi dan Energi Potensia Pegas

Untuk menjawab soal ini, kita bayangkan sebuah busur panah yang sudah dipasang anak panahnya, kemudian ditarik. Pada saat ditarik kebelakang dengan gaya 20 N kebelakang pada jarak 20 cm, pada saat ini anak panah memiliki energi potensial pegas (Ep1), namun pada saat belum dilepaskan energi kinetik anak panah adalah nol karena masih diam (Ek1 = 0). Sesaat dilepas anak panah tidak lagi memiliki energi potensial pegas (Ep2 = 0), kerena sudah lepas dari tali busur, dan pada pasa saat itu anah panah bergerak dengan kecepatan maksimum (Ek2). Anak panah bergerak dengan adanya perubahan dari energi potensial awalnya saat ditarik berubah menjadi eneri kinetik.

Energi Potensial pegas (Ep = 1/2 F. x)
Energi Kinetik (Ek = 1/2 mv2)
EM₁ = EM₂
Ep₁ + Ek₁ = Ep₂ + Ek₂
1/2 F . x + 0 = 0 1/ mv²
v² = (F. x)/m

Maka setelah dimasukkan angkanya dapat hasil kecepatan anak panah saat lepas itu adalah 4 m/s
Read More

Wednesday, 9 May 2018

Pembahasan Soal UNBK Fisika SMA 2018

Pembahasan Soal UNBK atau UNKP Fisika SMA tahun 2018. Pada kesempatan ini kami akan berbagi pembahasan soal ujian nasional berbasis komputer atau ujian nasional kertas pensil. Pembahasan soal UNBK . Dalam soal UNBK Fisika SMA sudah dimasukkan soal soal hots, tidak hanya soal matematika saja yang soal Hots, tetapi soal UNBK fisika juga ada soal Hots.

Pembahasan Soal UNBK Fisika SMA 2018

Dalam tulisan ini kami akan berbagi pembahasan soal UNBK Fisika 2018, namun pembahasan tidak kami bagikan langsung dalam blog ini, pembahasan yang kami bagikan dalam video yang telah kami upload di Chanel Youtube Folder OSN. Silahkan kamu lihat seluruh pembahsan video melalui Chanel tersebut.

Pembahasan soal UNBK fisika sma 2018 yang telah kami upload di youtube berikut :

Pembahasan soal UNBK Fisika SMA 2018 Nomor 2 dan 3 Lihat

Pembahasan soal UNBK Fisika SMA 2018 Nomor 5 Lihat

Pembahasan soal UNBK Fisika SMA 2018 Nomor 7  Lihat

Pembahasan soal UNBK Fisika SMA 2018 Nomor 9 Lihat

Pembahasan soal UNBK Fisika SMA 2018 Nomor 12 dan 13 Lihat

Pembahasan soal UNBK Fisika SMA 2018 Nomor 14 dan 15 Lihat

Read More

Monday, 27 March 2017

Soal HOTS Pengukuran Suhu dan Pembahasannya

Sudah tidak lama menulis soal hots di Fisika Pak Salim. Kali ini saya hadirkan soal hots tentang pengukuran suhu yang disertai dengan pembahasannya. Nampaknya sederhana sekali kalau membahas soal hots tentang pengukuran suhu, karena sejak SMP kemudian SMA kembali lagi membahas pengukuran suhu dengan membanding Termometer Celcius, Termometer Fahrenheit, Temometer Reamur dan kadang temometer X atau termometer yang belum diketahui.

Tidak jarang guru kita ketika belajar di SMP memberikan rumus perbandingan suhu antara celcius, fahrenheit, reamur dan kelvin dengan menggunakan perbandingan 4/9 , 4/5 5/4, 5/9 dll dan kemudian memberikan persamaan (X - Xb / Xa - Xb) = ( Y - Yb / Ya - Yb). Persamaan inilah yang bisa dipakai secara universal untuk termometr tertentu nantinya.

Berikut Contoh Soal HOTS Pengukuran Suhu dan Pembahasannya yang dimulai dari soal yang mudah

Soal 1
Dalam membuat sebuah tugas proyek, sekelompok siswa membuat sebuat temometer X dengan mengkalibrasikannya pada temometer Celcius. Dari Hasil yang diperoleh, kelompok tersebut menyajikan dalam bentuk grafik berikut. Berapakah titik didih termometer X tersebut.

Pembahasan
Untuk menentukan titik didih / titik atas .

Sebelum menjawab anda harus paham titik didih dan titik beku termometer Celcius

Titik Didih termometer Celcius adalah 100 derjat Celcius 

Titik beku termoter celcius adalah 0 derjat Celcius 

Lihat dari grafik, bawah titik beku temometer derjat celcius sama denagn titik beku temometer derjat X berari titik beku termometer derjat X juga 0.

Lihat skala yang terbaca termometer celcius adalah 50 derjat Celcius, berarti setengah dari retang skala, dan termometer X yang terbaca adalah 70 yang memiliki titik beku sama maka 70 juga setengah dari rentang skala termometer X 

Maka Titik Atas Temometer X adalah 140 derajat X.

Atau gunakan rumus umum tadi.

(X -Xb / Xa - Xb) = (C - Cb / Ca - Cb)
(70 - 0 / Xa - 0 = ( 50 - 0 / 100 - 0)
Xa = 140 derajat X


Soal 2
Dalam membuat sebuah tugas proyek, sekelompok siswa membuat sebuat temometer X dengan mengkalibrasikannya pada temometer Celcius. Dari Hasil yang diperoleh kelompok tersebut menyajikan dalam bentuk grafik berikut. Temometer X dan temometer Fahrenheit disentuhkan degan pada satu benda. Jika termometer Fahrenheit menunjukkan angka 113 maka termometer X menunjukkan angka . . .

Soal HOTS Pengukuran Suhu dan Pembahasannya

Pembahasan

Soal no 2 hampir sama dengan soal no 1, yang membedakan soal no 2 ini memiliki satu tingkat kesulitan kembali.

Untuk menjawab soal ini, silahkan lakukan langkah yang sama dengan soal no 1 sehingga menemukan titik didih temometer X. 

Selanjutnya anda harus mengetahui titik didih dan titik beku termoneter fahrenheit.

Titik didih 212
Titik Beku 32

didapat titik didihnya pada soal no 1, selanjutnya hubungkan dengan temometer Fahrenheit dengan persamaan umum

( X - Xb / Xa - Xb ) = ( F - Fb / Fa - Fb )
( X - 0 / 140 - 0 ) = ( 113 - 32 / 212 - 32 )
( X / 140 ) = ( 81  / 180 )
( X / 7 ) = ( 81  / 9 )
( X / 7 ) = 9
X = 63 derajat X

Semoga bermanfaat.
Read More